menurut kita..
apa yang terjadi ketika harga-harga naik dan semuanya tak terbeli???
penjual/pedagang sepi...
banyak phk...
pengangguruan...
kemiskinan tak terobati..
kelaparan...
kelaparan dan kemiskinan......
apakah kau tentram????
benar....asal kita bersamaNYA tentram hati kita...
masih teringat jelas...
bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian...
sudah seharusnya kita ganti,
bersakit-sakit dahulu malah mati kemudian...
mengapa??
coba dari kapan kita bersakit-sakit??
lalu kapan merasakan kesenangan?
lalu apa yang kita dapat???
KEMERDEKAAN PALSU!!!!
palsu dan palsu.....
berapa banyak sudah berganti pemimpin???
berapa banyak orang yang berlomba-lomba menjadi pemimpin??
para pemimpin yang taat beragama...
para pemimpin yang percaya kepadaNYA.
lalu mereka merasakan damai dan tentram...
wajar.....
mengapa???mereka hanya menagis didalam senyuman,mereka tidak merasakan penderitaan dan" hanya korupsi lalu bersenang-senang...kemudian berkata tentramlah kini....."
apa yang mereka hasilkan??
ketentraman untuk diri sendiri dan mereka melupakan janji-janjinya..
dan kepalsuan(tampak berhati tulus membantu tapi bantuan tak kunjung datang) ,
kemiskinan dan kelaparan dimana-mana..
lalu bagi orang yang harus merasakan..
yang hanya bisa selalu tersenyum dalm hati yang menangis....
makan nasi sisa-sisa..
mengumpulkan sampah-sampah,bukan untuk dijual..
hanya untuk dibakar..dibakar untuk dijadikan pemanas untuk memasak mi instan.
tadak pernah tidak pulang hanya karena mengkorek-korek sampah untuk sesuap nasi..
tidak pernah memiliki anak yang kekurangan gizinya....
anak yang pandai bersekolah akhirnya putus harapan ketika orang tua tidak sanggup lagi...,dll
semua hanya karena satu hal...
kami lapar.. dan kami miskin...
masih adakah rasa tentram dalam hati mereka??
yang ada hanyalah menangis dan menangis sambil berdoa menanti sebuah pengharapan yang belum datang..
bukan karena kami tolol!!
bukan karena kami tidak bekerja ,
bukan karena tidak memiliki keahlian,
bukan karena tidak mau berusaha,
bukan karena tidak berdoa,
tapi...keadaanlah yang membuat kami begini...
inilah bersakit-sakit dahulu malah mati kemudian..
pikirkanlah..gunakan hati nuranimu...
jangan kuatir!!jangan gundah!!
benar katamu...
sementara kami lapar,miskin kemudian mati tanpa ada dari kalian yang tau...
tentram tentram....aku tau...hanya engkaulah yang bisa merasakannya..
sesungguhnya dibalik penderitaanku,aku sungguh bersukacita melihat engkau tentram..
tuhan memberkati..
No comments:
Post a Comment