WELCOME...... ENJOY MY STYLE

Aarghhhh..... Kata p'tama yg saya ucapkan setelah secara otodidak belajar membuat blog.....

Well.... thanks before for come to my site
Tidak semua yang ada didalam blog ini hasil jerih payah saya sendiri... tapi bantuan kalian2 smua yg membuat blog ini semakin meriah....

Mohon kritik dan saran dari blogger2 smua ....

Saturday, May 17, 2008

KemanDiRian daLam BayaNg Kesenioritasan

Sering kali dan bahkan telah lalu lalang di telinga saya... kesenioritasan adalah sesuatu yang awaL membawa suka dan brakhir dengan duKA......

Apa yang mendasari seseorang dikatakan seorang senior ato seorang yunior???
- atokaH hanya sekadar berdasarkan angkatan semata???....

apakaH kesenioritasan itu adalah sesuatu yang sakral???
- atokah hanya sekadar sebutan untuk orang-orang yang merasa memiliki superower
- atokaH hanya sebutan untuk orang- orang yang memiliki retorika sehingga dengan satu komando dia mendaata people power....???

aPakah YuniOr harus selalu mengikUt pada seniOrnya..???
- JawaB :.... "Ya....!!!!!.. kaRena seNioR tidak pernah saLah dan karena seNioR adalaH lbiH mengtahui...dibandingkan dengan YuniOrnya.... ". BegituLah pemikiRan seBagian maHasiSwa sekaRang ini.....

BeRunTungkaH kiTa yang disebut SENIOR??? ato tertindaskaH kiTa bila di pangGiL dengan sebutan YunioR....???


samPai detiK iniPun.... saYa tak taHu...

(toLonG teMan2 berikan comMnT nya - agar sYa bisa memoles diRi saya unTUk menempatkan posisi di mana saya seharusnya )...

Jangan pernah lupa dari mana kita berasal

(diperuntukKan buat Sodara/i ku HME terCinTa...)

diSaring oleH :Stanislaus Rizal

Era modern sikap dan perilaku masyarakat lebih dinamis, dimana banyak budaya-budaya baru yang lahir akibat proses asimilasi maupun akulturasi budaya. Chairil anwar : (berjuang untuk perubahan) mengatakan "jangan mau jadi pengecut, hidup sekali harus berarti, ada yang berubah, ada yang bertahan karena zaman tak bisa dilawan, yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan. Kepercayaan yang dimaksud chairil adalah kepercayaan terhadap diri sendiri sehingga kita tidak menjadi orang lain.

Kita bisa mengambil hikmah dari cerita dalam kisah last samurai, dimana modernisasi yang terjadi di jepang membuat semua orang harus meninggalkan kebudayaan jepang dan memasuki gerbang baru jepang modern. Dimana terdapat Undang-undang yang melarang potongan rambut, pakaian maupun senjata seperti seorang samurai. Namun jendral Katsumoto tetap memperjuangkan semangat samurai hingga akhirnya harus mati terhormat dengan harakiri. diakhir cerita jepang waktu itu membuat suatu revolusi yang intinya jangan pernah lupa dari mana kita berasal. Dengan penghormatan terhadap budaya, jepang menjelma menjadi negara maju di kwasan asia bahkan diakui dunia. jepang kini bisa menjelma menjadi negara modern yang tidak lupa diri.

Pertanyaannya, bagaimana dengan kita???orang indonesia apabila pergi ke Amerika disaat kembali nada bicaranya semakin berat bagaikan bule nyasar sedangkan sebaliknya orang amerika yang ke Indonesia disaat kembali dia akan menceritakan keunikan indonesia tanpa harus berlagak kayak orang indonesia. lebih jauh dari pada itu bagaimana dengan kita saat merantau keluar dari kampung halaman tercinta???apakah melupakan dari mana kita berasal atau menjadi diri kita sendiri???

semoga dengan cerita diatas pembaca bisa merenung tentang siapa dirimu dan apa yang harus dilakukan ketika kita dirantau???

Dimanakah Rasa Malu???

Iman itu memiliki tujuh puluh cabang lebih, yang paling utama adalah ucapan laa ilaaha illallah (tiada illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah), dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu termasuk salah satu cabang iman.” Sabda Rasulullah (HR Bukhari dan Muslim)

Manusia diciptakan Tuhan sudah disertai dengan cipta, rasa dan karsa. Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai rasa, khususnya perasaan yang namanya malu. Malu adalah sebuah perasaan yang pernah dirasakan oleh semua orang termasuk anda (kecuali kalo anda bukan manusia..hiks). Malu adalah suatu perasaan negatif yang akan timbul dari dalam diri seseorang akibat suatu perbuatan yang tidak lazim oleh dirinya sendiri. Rasa ini membuat kita seakan-akan tidak sanggup untuk mengangkat muka untuk melihat indahnya dunia, suatu perasaan yang sungguh-sungguh menyayat hati yang sulit digambarkan.

Malu ternyata tidak selalu berkonotasi negatif yang seakan-akan ada suatu aib yang terbongkar dan menjadi komsumsi publik yang melahirkan perasaan itu. Namun, Malu ternyata juga merupakan alat pengendali sosial yang cukup ampuh. Karena rasa malu dapat menjadi benteng yang menjaga orang-orang melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma yang hidup dimasyarakat (living law). Rasa malu adalah cerminan harga diri seseorang baik secara individu ataupun secara berkelompok. orang-orang yang tidak punya rasa ini pasti dicap sebagai muka tembok yang tebalnya ??? terserah kamu.

Melihat lebih jauh perilaku-perilaku dalam tatanan masyarakat modern Indonesia sekarang sudah mulai jauh dari pemahaman pentingnya rasa malu. Terutama di daerah perkotaan yang banyak menyalahgunakan teknologi. Fasilitas yang seharusnya dijadikan sebagai penunjang yang mempermudah, malah dialih fungsikan menjadi sesuatu yang membuat memori indah menjadi sejarah yang tidak terlupakan. Padahal perbuatan tak senonoh yang dilakukan seseorang tidak hanya menyeret dirinya namun orang tuanya, keluarga besarnya dan semua sanak family. Pertanyaan-pertanyaan siapa orang tuanya??? Asalnya dari mana???secara otomatis mereka harus menerima celaan/aib akibat perbuatan satu orang saja. Hal itu dapat berdampak justifikasi yang belum tentu merupakan suatu fakta. Keluarga itu adalah........!!!

Kompleksitas permasalahan rasa malu ini, sekarang tidak hanya dalam masyarakat biasa saja. Namun, bahkan para pemimpin-pemimpin, pejabat-pejabat negara dan orang-orang yang mempunyai pengaruh besar juga terkena penyakit yang saya namakan "Urat malu sudah putus". Menzolimi orang lain, mengambil yang bukan haknya, melakukan praktek KKN dan sederet perbuatan lain yang seharusnya dapat membuat kepala tertunduk malah dihadapi dengan kepala tegak dengan bantuan beberapa pengacara dengan alasan khilaf atau malah mengkambing hitamkan orang lain. (eh..malah kambing dibawa-bawa).

hmm...sangat sulit membangun suatu tatanan masyarakat yang teratur, tertib, aman, nyaman, tentram dan sejahtera apabila rasa malu sudah kehilangan gigi alias ompong. Kuping-kuping sudah banyak yang terbiasa mendengar sindiran-sindiran yang menyebabkan sumbatan dilubang telinga. orang-orang lebih suka menjadi bolot ketika mendengar sindiran atau dalam bahasa saya "kritik membangun" dengan alibi peduli amat sama orang. Orang-orang lebih senang tertawa diatas penderitaan orang lain.

Akhirnya...saya hanya dapat berdoa...Agar bangsa ini bisa menemukan kembali rasa malu...
semoga...

benci dan cinta

...benci dan cinta memiliki akar yang sama, yaitu kepedulian...

...untuk membenci seseorang, kita harus peduli padanya...
...kita harus peduli pada perbuatannya...
...cukup peduli untuk membencinya...

...benci tak pernah menjadi lawan dari cinta...
...lawan dari cinta adalah antipati....

tenTram iTu hanYa kaMu yanG meRasaKan....

menurut kita..

apa yang terjadi ketika harga-harga naik dan semuanya tak terbeli???

penjual/pedagang sepi...

banyak phk...

pengangguruan...

kemiskinan tak terobati..

kelaparan...

kelaparan dan kemiskinan......

apakah kau tentram????

benar....asal kita bersamaNYA tentram hati kita...

masih teringat jelas...

bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian...

sudah seharusnya kita ganti,

bersakit-sakit dahulu malah mati kemudian...

mengapa??

coba dari kapan kita bersakit-sakit??

lalu kapan merasakan kesenangan?

lalu apa yang kita dapat???

KEMERDEKAAN PALSU!!!!

palsu dan palsu.....

berapa banyak sudah berganti pemimpin???

berapa banyak orang yang berlomba-lomba menjadi pemimpin??

para pemimpin yang taat beragama...

para pemimpin yang percaya kepadaNYA.

lalu mereka merasakan damai dan tentram...

wajar.....

mengapa???mereka hanya menagis didalam senyuman,mereka tidak merasakan penderitaan dan" hanya korupsi lalu bersenang-senang...kemudian berkata tentramlah kini....."

apa yang mereka hasilkan??

ketentraman untuk diri sendiri dan mereka melupakan janji-janjinya..

dan kepalsuan(tampak berhati tulus membantu tapi bantuan tak kunjung datang) ,

kemiskinan dan kelaparan dimana-mana..

lalu bagi orang yang harus merasakan..

yang hanya bisa selalu tersenyum dalm hati yang menangis....

makan nasi sisa-sisa..

mengumpulkan sampah-sampah,bukan untuk dijual..

hanya untuk dibakar..dibakar untuk dijadikan pemanas untuk memasak mi instan.

tadak pernah tidak pulang hanya karena mengkorek-korek sampah untuk sesuap nasi..

tidak pernah memiliki anak yang kekurangan gizinya....

anak yang pandai bersekolah akhirnya putus harapan ketika orang tua tidak sanggup lagi...,dll

semua hanya karena satu hal...

kami lapar.. dan kami miskin...

masih adakah rasa tentram dalam hati mereka??

yang ada hanyalah menangis dan menangis sambil berdoa menanti sebuah pengharapan yang belum datang..

bukan karena kami tolol!!

bukan karena kami tidak bekerja ,

bukan karena tidak memiliki keahlian,

bukan karena tidak mau berusaha,

bukan karena tidak berdoa,

tapi...keadaanlah yang membuat kami begini...

inilah bersakit-sakit dahulu malah mati kemudian..

pikirkanlah..gunakan hati nuranimu...

jangan kuatir!!jangan gundah!!

benar katamu...

sementara kami lapar,miskin kemudian mati tanpa ada dari kalian yang tau...

tentram tentram....aku tau...hanya engkaulah yang bisa merasakannya..

sesungguhnya dibalik penderitaanku,aku sungguh bersukacita melihat engkau tentram..

tuhan memberkati..

KOIN KEHIDUPAN ( CINTA dan BENCI )

Dikutip dari : id.wikipedia.org/wiki

Saya membuat istilah untuk Cinta dan Benci ini.

Cinta dan Benci bagaikan sebuah KOIN KEHIDUPAN dengan 2 sisi yang saling bersatu tetapi tetap merupakan 2 sisi yang berbeda “ yaitu sisi Cinta dan sisi Benci. Itulah realita kehidupan yang ada. Ada yang berawal dari Cinta akhirnya menjadi Benci dan ada yang berawal dari Benci akhirnya menjadi Cinta.

Itulah NATUR MANUSIA. Manusia tidak akan punya kemampuan untuk mencintai/mengasihi sesama tanpa menginginkan suatu balasan/pamrih.

Saat Cinta yang diberikan tidak terbalaskan, maka Cinta tersebut akan berubah menjadi Benci.

Saat ada saling berbagi diantara manusia dan tidak ada tuntutan , maka Benci akan berubah menjadi Cinta.

Sepertinya ada Magnet yang bekerja di antara manusia, Benci bisa berubah menjadi Cinta karena ada gaya tarik menarik antara dua kutub ( dua manusia ) , sedangkan Cinta menjadi Benci pun karena gaya tolak menolak di antara dua kutub itu juga ( dua manusia )

Natur Manusia

Saya mengasihi kamu, saya juga mengharapkan dan menuntut kamu mengasihi saya

Saya menghargai kamu, saya juga mengharapkan dan menuntut kamu menghargai saya

Saya percaya kepada kamu, saya juga mengharapkan dan menuntut kamu percaya kepada saya

Saya melakukan hal apapun yang baik , saya berharap kamu juga melakukan hal apapun yang baik juga untuk saya

Intinya ,setiap manusia punya natur dalam melakukan sesuatu adalah “ Saya “ dan “ Satu Harapan/Balasan ” dari apa yang dilakukan. Ada unsur untuk mendapatkan sesuatu yang dirasakan sebagai HAK/Tuntutan yang harus didapatkan dengan KEWAJIBAN/ perbuatan baik yang dilakukan.

Kenapa seorang Pria/ Wanita saat jatuh cinta,bisa melakukan banyak hal untuk pasangan yang dicintainya ?

Karena ada unsur mau berkorban dan tidak menuntut haknya untuk sementara waktu karena belum merasa memiliki objek tersebut.

Tetapi kenapa pada saat salah satu pihak ditolak, Cinta berubah menjadi Benci ?

Karena unsur menuntut hak telah muncul dan harapan-harapan telah ada pada orang yang melakukan pengorbanan.

Jika bicara tentang Cinta dan Benci, pasti ada kaitan dengan hubungan relasi manusia. Hubungan Relasi manusia kelihatan merupakan hal yang sangat gampang, tetapi pada kenyataannya sulit sekali untuk dipahami dan dijalankan. Kenapa? karena kita berhubungan dengan manusia yang punya akal, pikiran, perasaan , latar belakang keluarga , budaya, cara pandang, gap antar jenis kelamin dan gaya yang berbeda-beda.

Saya coba merumuskan Cinta dan Benci sebagai berikut :

Rumus Manusia : CINTA + BENCI # KASIH

A = Manusia 1

B = Manusia 2

Jika A Cinta dan B Cinta

Maka akan A dan B akan mengasihi

Jika A Cinta dan B tidak Cinta

Maka A akan Benci B dan B akan merasa bersalah / cuek dengan A

Jika B Cinta dan A tidak Cinta

Maka B akan Benci A dan A akan merasa bersalah / cuek dengan B

Jika A dan B tidak Cinta

Maka A dan B tidak akan saling mengasihi

( Ada syarat mencintai)

Rumus Tuhan : CINTA + BENCI = KASIH ( BENCI = BENar-Benar Cinta )

A = Tuhan

B = Manusia

A Cinta kepada B bukan karena B mencintai Dia, tapi karena A benar-

benar Cinta tanpa syarat apapun

( Tidak ada syarat mencintai, kebebasan diberikan Tuhan kepada manusia,

apakah akan menerima Cinta tersebut/tidak. Satu kebebasan yang bertanggung jawab )

Thursday, May 8, 2008

iNdie MaKasSaR.... enJoy iT!!!

LiRik Cleva___o

_TerLuka di PeNanTian_

Lama kumenanti perasaan dihatimu
Menunggu dan menunggu hingga senja tiba
Haruskah aku menanti cinta darimu
Sementara kau berdua bersama dirinya

Sementara dihatiku hanya ada namamu
Namun engkau pergi jauh tinggalkan diriku

Haruskah kurtahankan perasaan ini
Sementara ku terluka menanti cinta tak pasti
Kurebahkan tubuh ini dalam penantian
Namun semuanya ternyata cintamu untuknya

Sementara dihatiku hanya ada namamu
Namun engkau pergi jauh tinggalkan diriku...

Pergi...pergilah rebahkan tubuhmu
Lupakanlah semua perasaan di hatimu
Engkau yang terluka dalam penantian
Resahku dan ragumu t'lah menjadi nyata

Haruskah ku pertahankan perasaan ini
Sementara ku terluka menanti cinta tak pasti
Kurebahkan tubuh ini dalam penantian
Namun semuanya ternyata cintamu untuknya

MeT menikMati....